Sapaan dari masa depan
- Aku : Hai, seseorang dari masa depan!
- Seseorang dari masa depan : Hai!
- Aku : Seperti apakah rupamu? Boleh aku tahu?
- Seseorang dari masa depan : Sayang sekali, belum saatnya kau tahu.
- Aku : Aku hanya ingin tahu seperti apa orang yang ditakdirkan Tuhan untukku.
- Seseorang dari masa depan : Kau ingat pernah memintaku dalam setiap doamu? Maka seperti itulah aku. Sama persis dalam tiap jengkal pintamu.
- Aku : Nyatakah bahwa kau bukan hanya sekedar semu?
- Seseorang dari masa depan : Tentu, karena semua manusia diciptakan separuh, adaku tercipta untuk menggenapkanmu.
- Aku : Lalu kapankah kita akan bertemu dalam indah nyata itu?
- Seseorang dari masa depan : Hanya masalah waktu.
- Aku : Jangan terlalu lama membuatku ingin tahu.
- Seseorang dari masa depan : Kau hanya perlu bersabar untuk menungguku, kau mau?
- Aku : Dengan segenap hatiku.
Pria selalu punya ruang tersembunyi di hatinya, dilindungi dinding tebal, digembok rantai baja. Tak ada yang tahu ruang itu, bahkan percayakah kau, ruang sekecil itu jauh lebih absurd daripada seorang wanita terabsurd sekalipun.
Amazing!! Made in Indonesia!! Must watch this!! With the title “Pada Suatu Ketika”
For My Dear
Dear, i hope you listen and read this message. I really love you, but i must leaving you soon.. I wanna get back to my real house. Dear, if you are missing me, just call my name and i’ll be there for you. Dear, if you wanna see my face, just see my photos. Dear, i know, it’s so hard to tell to you.. But i hope, you’ll be fine without me. I’ve to go. Go leaving anything. And i hope, you still remember me if i’ve gone far away from you…
It’s time to say goodbye… :’(
No one knows who are you, but The Almighty always knows you everytime”
-Amanda Febriyana
Maaf aku terus memaksa ingin bertemu,maaf aku tau itu salah dan pasti kamu bosan mendengar permohonnan ku itu,aku tau.
entah ini surat yang ke berapa untuk mu,tapi semoga kamu tidak marah karena aku terus menulis surat seperti ini
cepat lah kita bertemu agar aku tidak terus meminta padamu dan aku sekaligus melepas rindu kepadamu.Iya,aku bukan kita.Karena aku tidak yakin kamu memiliki perasaan yang sama.
aku memang tidak pandai mengajak sesorang,tapi tolong lah buat kali ini saja.
Aku dan kamu memang sudah tidak ada apa-apa dan mungkin gak akan menjadi apa-apa.
aku sayang kamu,ingat ? harus beberapa kali aku mengucapkan itu dan satu lagi aku kangen kamu banget.
ntah lah aku mau ngomong apa lagi,dan seperti nya mulai enggak jelas ngomongnya.Pokok nya aku mohon cepat lah dan jangan membuat alasan terus,biar ini cepat selesai. a-ku sa-yang ka-mu.
maaf,
Imron Maulana
Semalam ada sms salah satu teman gua bilang “heh gak pacaran lo”
sedikit agak mengejutkan sih,tiba-tiba ada seseorang memberikan sms seperti itu,lalu gue membalas sms itu dengan singkat “buat apa pacaran” ya untuk apa pacaran ? apa cuma mengevolusikan teman menjadi mantan ?
Menjadi mantan itu enggak enak,kalo bisa milih mending menjadi teman dekat atau sahabat dari pada menjadi pacar.Tetapi cewe membutuhkan kejelasan dalam sebuah hubungan.
hei jangan langsung menjudge gua yang enggak-enggak ya,gua tau pacaran itu emang enak,asik dsb.Terkadang orang berpacaran hanya untuk bersenang-senang sedikit orang berpacaran karena serius.
Menurut gua pacaran itu adalah tahap mengenal lebih jauh seseorang sebelum kita melanjutkan ke jenjang yang lebih serius,namun tidak sedikit pacaran dimanfaatkan untuk membebaskan grepe-grepe dari tamparan
hey dari tadi gua enggak nyebutin alasan gua kenapa enggak pacaran ya ? oke sip,sekarang gua jelasin
Alasan gua enggak pacaran adalah sampai saat ini gua masih mencari pendamping yang terbaik untuk menjalani kisah-kisah bersama gua.Yang menerima gua apa adanya bukan yang ada apanya.
Ya mungkin mencari sesorang seperti itu agak sulit di era moderen ini.Banyak cewe yang pacaran karena ada mau nya doang.Cuih.
Begitulah alasan gua kenapa sampai saat ini belom pacaran,dan kalo bertanya berapa kali gua pacaran ? jujur gua baru sekali pacaran dan itu indah banget.
walaupun kalo gua cerita-in pasti orang bilang bilang “indah dari mana nya coba,yang ada lo itu tolol”
Tapi terserah apa kata orang,tapi menurut gua emang itu indah banget dan menyenangkan :’)
Masihkah, Fai
How I love This Love Letter.
Hai Fai,
Apa kabar?
Apa kamu masih terjebak dalam dilemma lebih baik tidak menikah daripada menikah tanpa cinta?
Walaupun kamu ngerasa nyaman banget dengan seseorang, bersamaan dengan itu kamu juga meragukan kadar cinta yang kamu miliki?
Kenapa Fai?
Kenapa kamu bisa memiliki perasaan nyaman tanpa mampu menumbuhan cinta?
Fai,
Kenapa kamu ngga pernah mau bercermin dari aku?
Aku adalah contoh hidup dari dilemma yang sedang kamu hadapi.
Berbeda dengan kamu, saat memutuskan pacaran, aku hanya bermodalkan rasa suka
Kemudian aku memutuskan untuk menikah dengan modal logika
Kamu tahu itu kan Fai?
Tapi, apa kamu tahu kalau perasaan nyaman yang aku rasakanlah yang menjadi salah satu hal logis yang menurutku perlu aku pertimbangkan
Kenapa?
Nggak tau Fai
Tapi saat itu aku berfikir bahwa cinta yang menggebu – gebu bisa membutakan,
Tapi perasaan yang nyaman adalah pupuk cinta itu sendiri
Tapi,
Semakin dekat dengan hari pernikahan, aku malah semakin sering mendengar orang melontarkan ucapan seperti ini: “Emang enak kawin?” atau “Nikmati masa bulan madu kamu, karena setelah itu….. welcome to the hell. Apalagi kalau kamu langsung hamil.” Dan yang paling seram adalah pernyataan mbak Ami yang bilang “Gue menjalani pernikahan gue, bukan menikmatinya”
Menjalani Fai,
Seolah olah pernikahan hanya memberikan dua pilihan bagi kita: bercerai atau terpaksa menjalaninya.
Apalagi kalau keburu punya anak.
Fai,
Waktu itu aku takut banget. Aku piker ngapain terikat dalam sebuah hubungan seumur hidup kalau kita ngga bisa menikmatinya? Menurut aku itu adalah bentuk lain dari bunuh diri.
Tapi beberapa orang bilang “That’s life, dear”
Yup. Fai,.. that’s life
Dan aku mau enjoying my life
Apa itu mungkin terjadi dalam pernikahan, Fai?
Atau pertanyaan yang lebih tepat adalah,
Apakah pernikahan bisa dijadikan media untuk menemukan kebahagiaan?
Mungkin.
Kalau ngga, kenapa hampir seluruh penduduk bumi kawin?
Atau, sebenarnya manusia sebegitu bodohnya
Hingga dengan sadar membiarkan dirinya masuk ke dalam perangkap yang sejak zaman nenek moyang telah diketahui sebagai penjara hidup.
Apalagi untuk kaumku, Fai.
Perempuan..
Hmmm..
Kayaknya aku tahu apa yang timbul dalam kepala kamu saat membaca dua paragaraf terakhir daru tulisanku diatas. Sebuah pertanyaan. Kenapa aku tetap memutuskan untuk menikah?
Jawabannya simple, Fai.
Karena aku ngga punya nyali untuk membatalkan sebuah rencana yang melibatkan semua orang yang berkuasa mengeluarkan aku dari daftar silsilah keluarga dengan alasan: TELAH MENCORENG NAMA BAIK KELUARGA.
Well, runaway bride Cuma bisa terjadi di Amerika, kan, Fai?
Jadi…
Kalau rasa nyaman, bibit, dan bobot adalah pertimbangan logis pada awalnya, kesadaran akan efek dari tindakan membatalkan pernikahan menjadi pertimbangan logis berikutnya.
So,
Here I am, Fai
Dengan sadar aku telah mengubah status diriku di KTP
Dari lajang menjadi kawin.
Dan, aku mulai menyiapkan diriku untuk masuk ke dalam fase membosankan dalam hidupku, Fai.
Menjadi seorang istri.
Seperti nasihat mbak Ami, aku pun berusaha meyakini diriku untuk menjalaninya.
Bukan menikmatinya.
“Nggak usah muluk – muluk.” Begitu saran tambahan yang dilontarkan Mbak Ami. “Udah bagus ngga cerai atau jadi kekerasan dalam rumah tangga”
Anyway…
Aku menikah berdasarkan logika kan?
Tapi, ternyata, dalam perjalanannya, aku menemukan sesuatu yang menakjubkan telah terjadi, Fai.
Bahwa:
I’m in love with my husband.. saat menyadari kalau beberapa kali dia telah ngebiarin aku tetap tidur saat dia sudah bangun pagi. Dia cuci muka, terus bikini aku teh hangat.
I’m in love with my husband.. saat aku lagi masak dan tanpa bertanya dia langsung ngambil beras, mencucinya dan masak nasi di rice cooker.
I’m in love with my husband.. saat aku yang ngga bisa masak tetap ngotot masak buat dia. Aku mencoba masak dengan bahan instan, seperti sosis, chicken nugget, daging asap, kentang goring, mi instan, bahkan sup asparagus, yang tinggal dicemplung di air mendidih.
Kemudian dia komentar “Aku senang makan kenyang, tapi istriku ngga usah capek. Ternyata orang bule emang pintar, ya. Mereka nyiapin masakan siap saji dan siap diangetin doing. Soalnya aku butuh istri bukan cuma buat masak doang”
I’m in love with my husband.. saat pagi sebelum berangkat kerja dia bilang, “Biar aku yang nyuci jeans dan semua pakaian yang berat. Kamu nyuci yang ringan – ringan saja ya..”
I’m in love with my husband.. karena setiap akhir bulan dia transfer semua gajinya ke rekeningku dan bilang “Aku tuh, boros banget. Makanya kamu yang ngatur keuangan kita, ya.” Dan saat aku tunjukkan jumlah uang tabungan di bank, dia langsung tertegun dan bertanya, “Kamu nabung sebanyak ini?” Raut mukanya terlihat sedih saat dia bilang, “Kamu boleh kok belanja, beli baju atau ngapain. Jangan hanya dipakai buat kebutuhan sehari – hari. Aku kan senang kalo bisa ngebeliin barang – barang yang kamu suka..”
I’m in love with my husband.. saat dia ngajak aku beli ponsel baru, tapi aku tolak dengan alasan baru membeli lap top dan itu berarti tabungan berkurang. Terus dia bilang, “Aku sedih ngga bisa beliin istriku ponsel yang mahal”
I’m in love with my husband.. saat beberapa orang pria dekat rumah sempat gangguin aku, reaksi dia adalah mencari orang keamanan kompleks dan bilang “Gue ngga mau ada siapun yang ganggu istri gue. Kalo elo ngga bisa menyelesaikan ini dengan cara lo, gue akan menyelesaikan ini dengan cara gue”
I’m in love with my husband.. saat aku melihat hasil test pack-ku yang kesejuta kalinya dan berkata “gagal lagi deh hamil..” Dia ketawa sambil ngejitak kepalaku, kemudian bilang “Kita coba buat anak lagi yuk?”
I’m in love with my husband… and I want to continue in love with him in many ways..
Fai,
Rasa nyaman itu sudah berubah menjadi rasa cinta!
Padahal suamiku ngga pernah ngasi candle light dinner,
Atau ngasih aku bunga,
Atau ngasih aku puisi cinta,
Atau ngasih aku kartu valentine yang romantis,
Atau ngasih aku berlian,
Atau ngasih aku surprise dengan ngajak nonton opera,
Dia cuman bikinin aku teh,
Nyuci celana jeans,
Nyuci beras,
Atau percayain uangnya ke aku
Tapi kata Mbak Ami, “Jelas aja. Elo kan baru kawin dua tahun. Coba deh kalo udah kawin selama lima tahun. Gue pengen denger komentar lo.”
Fai,
Masa sih, suamiku ngga mau bikinin aku teh setelah lima tahun?
Masa sih, suamiku ngga mau nyuci jeans setelah lima tahun?
Masa sih, suamiku ngga percayain uangnya ke aku lagi setelah lima tahun?
Atau
Masa sih aku ngga bisa menghargai hal – hal kecil yang dia lakukan setelah lima tahun?
Marriages maybe made in heaven
But a lot of the details have to be worked out here on earth
Dan di bumi,
Segalanya adalah sesuatu yang nyata Fai,
Bahkan cinta.
Seperti dialog Meryl Streep dalam salah satu adegan film Prime. “Love is work”
Perlu sebuah usaha untuk mencintai
Perlu sebuah usaha untuk merasa jatuh cinta
Perlu sebuah usaha untuk bisa dicintai
Tapi menurutku yang paling penting adalah, perlu sebuah usaha untuk menghargai
So, apa sih cinta?
Kamu bisa mengartikan cinta dengan apa saja, Fai.
Tapi satu hal yang harus kamu sadari, cinta bisa datang dari hal yang sangat sederhana
Bagiku, cinta adalah… when your man looks at you as a person
Not a partner, not a wife, not a mother of his child, not even a woman
But as a person
Kalau kita melihat seseorang sebagai “seseorang” itu berarti kita akan member penghargaan akan segala perbedaan yang ada diantara diri kita dan dirinya.
Fai,
Aku menikah tanpa cinta. Tapi, dalam perjalanannya, suamiku telah berhasil membuatku jatuh cinta, karena aku merasa dicintai
Karena aku merasa dibiarkan menjadi diriku yang berbeda dengan dirinya
Karena aku merasa dia menghargai, bahkan untuk sekobokan beras yang aku cuci untuknya
Fai,
Apakah aku ngga bisa membuat suamiku jatuh cinta denganku karena dia merasa dicintai?
Karena dia merasa diberi ruang, bahkan untuk meragukan perasaannya untukku?
Karena aku menghargai dirinya yang merasa nyaman denganku dan hanya merasa nyaman?
Fai,
Mungkin, sesekali, kamu harus mencoba untuk berhenti melogikakan cinta.
Mungkin, sebaiknya, kamu belajar untuk menikmatinya saja.
Dan terutama, membiarkannya datang menyapa hatimu.
Seperti yang aku lakukan selama dua tahun ini dalam perjalanan perkawinan kita…
Happy anniversary, Faizan
Love Adhita
(Source: distorsydiva)
Rasa Care, sayang, sama Perhatian saya tuh beda dari orang lain. dan saya gak pernah mau sama !
Jadi kalo kamu pengen Rasa care,sayang,dan perhatian saya sama kaya orang lain di luar sana, maaf, jujur saya gak sanggup dan saya gak akan pernah mau untuk mencoba.
saya punya cara saya sendiri buat sayang sama orang yg saya sayang
saya punya cara saya sendiri buat care sama orang yg paling saya peduliin
Dan saya punya cara saya sendiri buat ngasi perhatian sama orang yg paling saya takutin untuk pergi
woy, sadar dong, mantan lu cuma satu, lihat kedepan sana, gebetan lu banyak noh. masih mau galau?